Jika RUU HIP Tak Dicabut, Aksi Ganyang Komunis Bakal Lebih Besar dari Aksi 212

Aksi Ganyang Komunis akan digelar besar-besaran bahkan jauh lebih besar dari Aksi 212 bila Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) tak kunjung dicabut.

"Kami akan menyiapkan aksi yang jauh lebih besar daripada yang pernah kita lakukan (Aksi 212) untuk menyelamatkan Pancasila dan menyelamatkan kesatuan negara Republik Indonesia," ujar Ketua Umun PA 212, Slamet Maarif saat disela kesempatanya di tengah aksi Ganyang Komunis di Lapangan Ahmad Yani, Jakarta, Minggu (5/7/2020).

Adapun peserta Apel Siaga Ganyang Komunis ini terdiri dari sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) islam seperti Front Pembela Islam (FPI), PA 212 dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Secara tegas Slamet mengatakan jika tuntutan mereka jelas yakni, mencabut RUU HIP sesegera mungkin, bukan menunggu Surat Presiden (Surpres), mengganti nama atau bahkan menunda.

"Tuntutan agar dicabut dari prolegnas. Kami terus bergerak sampai RUU (HIP) dicabut. Kita bukan ingin ditunda atau diganti judul. Kami akan menyiapkan aksi yang jauh lebih besar," tegas Slamet.

RUU HIP sendiri diketahui hingga kini masih menjadi salah satu RUU yang mendapat sorotan banyak pihak, lantaran dinilai sebagai salah satu RUU kontroversial yang akan memberikan kelonggaran terhadap penyebaran paham komunisme.

Sejumlah kalangan menilai banyak hal yang terabaikan dalam memasukan Ketetapan (Tap) MPRS No.XXV Tahun 1966 dimana hal ini akan menjadi celah bagi faham Komunis kembali tumbuh di Indonesia.

Sumber :https://akurat.co/news/id-1158008-read-aksi-ganyang-komunis-bakal-lebih-besar-dari-aksi-212-jika-ruu-hip-tak-dicabut