Anaknya Mau Diadopsi dan Diberi Imbalan Mobil, Sopir yang Asuh Bayi Sambil Tarik Angkot: Bilqis Tak Bisa Ditukar dengan Uang


Usai kisahnya viral di media sosial, sopir angkot di Semarang yang bekerja sambil mengasuh anak bayinya kini banjir bantuan dari berbagai pihak. Mulai dari pemerintah hingga kalangan netizen beramai-ramai memberikan bantuan kepada Nurul Mukminin.
Mukmin, 46 tahun, terpaksa membawa anaknya sambil menarik angkot karena istri tercintanya meninggal dunia pada tahun lalu. Sementara untuk menyewa jasa pengasuh, diakui Mukmin, tidak sanggup

Itu karena penghasilannya dari nyupir hanya mampu menutupi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Belum lagi harus membayar uang sewa kontrakan rumah serta susu formula dan diapers sang bayi, Bilqis Choirun Nisa (3,5 bulan).
Karena inilah, beberapa orang berniat untuk mengadopsi Bilqis. Bahkan satu diantaranya menawarkan sebuah mobil, sebagai timbal balas kepada Mukmin.
“Dia (seseorang yang menghubungi melalui telepon) menawari saya sebuah Toyota Rush jika saya mau memberikan Bilqis kepadanya,” ungkap Mukmin, dilansir today.line.me.
Tidak hanya itu, ada juga yang menawarkan ganti biaya persalinan.
“Tapi saya tolak. Bilqis tidak bisa ditukarkan dengan uang atau mobil sekalipun,” tandasnya.
Mukmin berkomitmen, meski menjadi orangtua tunggal, ia akan membesarkan anak-anaknya sendiri.