Monas Direvitalisasi, 190 Pohon Ditebang , Netizen : Pasti Ada Yang Mau Demo Lagi

https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 21 338 2155923 monas-direvitalisasi-190-pohon-ditebang-9BTO1KUqyE.jpg

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merevitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas). Imbas dari renovasi Monas, sebanyak 190 pohon di sisi selatan ditebang untuk dipindahkan ke area barat, timur, serta area parkir kendaraan yang selama ini berada di kawasan Medan Merdeka atau dikenal dengan eks parkir IRTI.
"Saat ini proses revitalisasi mulai dilaksanakan di area Plaza Selatan seluas 34.841 m2. Ada 190 pohon di area selatan yang akan dilakukan pemindahan," kata Kepala Unit Pengelola Monas, Muhamad Isa Sanuri dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1/2020).
Ia menjelaskan, sejak 2019 Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta tengah melaksanakan revitalisasi. Revitalisasi itu ditargetkan selesai dalam 3 tahun atau pada 2021.
"Rancangan utama revitalisasi adalah membangun Lapangan Plaza sebagai wadah ekspresi warga di setiap sisi Monas, baik di wilayah selatan, timur, maupun barat, serta pembangunan kolam yang dapat merefleksikan bayangan Tugu Monas. Kemudian penghijauan di area parkir dengan penanaman pohon hingga sistem memanen air untuk kebutuhan perawatannya," ujarnya.
Wisata Monas Jadi Andalan Warga Ibu Kota Nikmati Libur Lebaran
Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta, Heru Hermawanto menuturkan, proses revitalisasi ini mulai dilaksanakan pada 2019, bersamaan dengan revitalisasi Masjid Istiqlal dan kawasan di sekitar Lapangan Banteng. Ketiga wilayah tersebut nantinya terhubung dengan jalur pejalan kaki yang lebar dan rapi.
Menurut dia, konsep revitalisasi ini dibangun berdasarkan kronologi sejarah kawasan Monas dan Medan Merdeka. Kawasan itu berfungsi sebagai pusat pemerintahan sampai Taman Merdeka sebagai ruang terbuka hijau.

"Selain itu sebagai sarana rekreasi berskala nasional yang kental dengan makna simboliknya untuk mengenang dan membangkitkan semangat perjuangan bangsa," ujarnya.