Kasus Virus Corona Semakin Parah, Korban Tewas Sudah Capai 106 Orang

Korban virus corona di China


Pihak berwenang China hari ini telah mengonfirmasi jumlah kasus virus corona yang kembali melonjak. Hingga pagi, ini pihak berwenang setempat menyebut bahwa korban tewas akibat virus ganas ini naik, dari 82 korban jiwa senelumnya menjadi 106 korban meninggal hingga pagi ini. Artinya ada kenaikan 24 orang korban jiwa yang terjadi sejak kemarin.
Selain itu, terjadi juga peningkatan jumlah kasusu dari yang sebelumnya 1.291 kasus menjadi 4.193 kasus dari Senin kemarin.

Menurut Straits Times, Bloomberg mengonfirmasi hal ini pada Selasa (28 Jan). Angka tersebut baru-baru ini dilaporkan oleh komisi kesehatan di pusat provinsi Hubei. Menanggapi kondisi ini, Administrasi Imigrasi Nasional China telah mendesak warganya untuk menunda atau membatalkan perjalanan ke luar negeri atau ke provinsi lain dalam upaya untuk menahan virus tidak menyebar.
Saat ini, Jenderal Direktur WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus tengah mengunjungi Beijing untuk menilai situasi ini.

Berdasarkan laporan CNA, virus corona baru ini mungkin sudah ada di China sejak 1 Desember, sekitar satu bulan penuh sebelum peringatan dikeluarkan. Hal ini didasarkan pada penelitian yang dipublikasikan dalam The Lancet Medical Journal.  
Neil Ferguson, seorang ahli epidemiologi dari Imperial College, memperkirakan bahwa 4.000 orang bisa terinfeksi sebelum 18 Januari. Sementara Jonathan Read, dari Lancaster University, dan rekannya untuk sementara waktu memperkirakan bahwa total kasus yang terinfeksi dapat melebihi 190.000 orang sebelum tanggal 4 Februari.