Inalillahi Imam Shalat Jumat di Samarinda ini Meninggal Saat Sujud di Rakaat Pertama , Kita Doakan Semoga Khusnul Khotimah



Rezeki, jodoh, dan kematian merupakan rahasia Allah yang tidak ada seorang pun makhluk yang bisa mengetahuinya.
Seseorang bisa saja meninggal di mana pun dan kapan pun, bahkan di saat yang tak disangka-sangka sebelumnya.



Badan boleh saja terlihat sehat, tapi usia mana ada yang tahu. Seperti yang terjadi pada imam Masjid Baitut-Thaharah ini. Ia meninggal dunia saat sedang memimpin sholat Jumat di rakaat pertama.
Padahal, sebelumnya sang imam terlihat sehat-sehat saja dan tidak menunjukan tanda-tanda jika ia akan pergi untuk selama-lamanya.
Seorang jamaat bernama Mastajuddin Noor, mengunggah yang dialami dengan imam yang bernama Jamhuri Alwi, di akun media sosialnya.
Jamhuri
“Semoga imam ini tenang bersama mu ya Allah,” tulis Noor seperti dilansir Brilio.net.
Postingan Noor pun mendapat banyak komentar dari netizen, beberapa diantaranya :



“Seseorang akan dimatikan sesuai kebiasaannya. Semoga ahli ibadah meninggal saat melakukan ibadahnya dan mudah-mudahan kita termasuk orang yang Khusnul khatimah seperti beliau,” kata akun Muhammad Jakaria mengomentari.
“Hari jumat, dalam keadaan terjaga wudhu, shalat dan kondisi sujud. Insyallah khusnul khotimah, amin” kata akun Dicky Pratama ikut mendoakan.
Masjid yang dimaksud terletak di Jalan Soekarno-Hatta, Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, dan berada di tepi jalan raya sehingga banyak yang sholat di sana.